Bawaslu Kick Off Pendidikan Pengawas Partisipatif 2026 di Kabupaten Tangerang
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) resmi memulai kembali program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P). Dalam acara Kick Off yang digelar di Kabupaten Tangerang, Banten, pada Selasa (12/5/2026), Anggota Bawaslu Lolly Suhenty menekankan empat karakter utama yang wajib dimiliki oleh setiap kader pengawas saat menjalankan tugasnya.
Empat Karakter Utama Kader Pengawas
Lolly Suhenty, yang menjabat sebagai Kordiv Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, merinci kriteria tersebut sebagai berikut:
- Logis dan Taat Aturan: Kader harus memahami regulasi yang berlaku agar tidak bertindak di luar koridor hukum serta mampu mempertanggungjawabkan setiap tindakannya.
Kritis: Lolly menegaskan pentingnya keberanian untuk menelaah informasi demi menjaga kualitas demokrasi.
"Kedua karakter kader pengawas harus harus kritis, jadi berani mempertanyakan dan mencari tahu lebih jauh, karena yang dipertaruhkan demokrasi, jangan mengaku kader kalau kita nggak kritis," tuturnya di halaman Kantor Bawaslu Kabupaten Tangerang.
- Berani Bersuara: Mengingat P2P bersifat kerelawanan, kader diharapkan aktif menyuarakan gagasan dan melaporkan potensi pelanggaran kepada Bawaslu.
Memberikan Dampak Nyata: Kader tidak hanya sekadar hadir, tetapi harus membawa manfaat bagi masyarakat luas.
"Keempat, berdampak, kalau tidak berdampak buat masyarakat bukan kader namanya, kita harus hadir. Kalau semua kader bergerak dan berdampak nyata mengawasi secara nyata pasti Bawaslu sangat terbantu," tegas Lolly.
Harapan untuk Sinergi Daerah
Melalui penanaman karakter ini, Lolly berharap para kader P2P dapat menjadi aktor kunci dalam menyukseskan penyelenggaraan Pemilu. Ia juga mendorong agar langkah Kabupaten Tangerang dapat menjadi percontohan bagi daerah lain.
"Harapan kami Kabupaten Tangerang bisa memotivasi menginspirasi semua pemerintah daerah untuk menginisiasi para kader partisipatif melakukan geliat yang sama," ungkapnya.
Apresiasi juga datang dari Bupati Kabupaten Tangerang, Mochamad Maesyal Rasyid, yang hadir dalam acara tersebut. Ia mendukung penuh langkah Bawaslu dalam melibatkan masyarakat secara aktif.
"Kita harus menjaga demokrasi kita dalam pagar-pagar demokrasi, saya yakin niatan baik dan positif dari para kader ini saya minta agar pemilu lima tahunan ke depan bisa berjalan dengan lancar," kata Maesyal.
Program Prioritas Nasional
Sebagai informasi, Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) merupakan program prioritas nasional hasil kerja sama antara Bawaslu dan Bappenas. Program ini dijadwalkan berlangsung di 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, baik secara luring maupun daring, mulai 12 Mei hingga Oktober 2026.
Sumber: Bawaslu RI