Lompat ke isi utama

Berita

Eliazar Barus Tutup P2P Purwakarta, Tekankan Peran Strategis Alumni untuk Pemilu 2029

Elly

Kepala Biro Fasilitasi Pengawasan Pemilu Bawaslu RI, Drs. Eliazar Barus, M.Si.,  /humas

​Purwakarta, Bawaslu – Kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) di Kabupaten Purwakarta secara resmi telah ditutup. Acara penutupan ini dihadiri langsung oleh Kepala Biro Fasilitasi Pengawasan Pemilu Bawaslu RI, Drs. Eliazar Barus, M.Si., serta didampingi oleh jajaran komisioner Bawaslu Kabupaten Purwakarta, yakni Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas, (P2HM) Wahyudin dan Koordinator Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat, (SDMO-Diklat) Ujang Abidin.

Dalam kesempatannya, Eliazar Barus, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi jajaran Bawaslu Purwakarta dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Ia juga bernostalgia mengenai sejarah panjang program ini, yang awalnya digagas bersama Bappenas dengan nama Gerakan Sejuta Relawan, kemudian berkembang menjadi Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP), hingga kini bertransformasi menjadi P2P.

​"Niat awal pembentukan kader pengawas partisipatif ini adalah untuk menciptakan kekuatan di luar struktur organisasi Bawaslu demi mendukung tegaknya keadilan pemilu. Namun dalam perjalanannya, regulasi berkembang dan kini para alumni justru memiliki peluang besar dan nilai kredit lebih untuk ikut bergabung menjadi jajaran pengawas pemilu ad hoc," ujar Eliazar Barus.

Bergerak Menuju Pemilu 2029 yang Bermartabat

​Sesuai dengan tema yang diusung “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat” Bawaslu RI berpesan agar para peserta tidak berdiam diri setelah pelatihan selesai. Alumni P2P diharapkan mampu berfungsi sebagai pusat informasi dan edukasi pemilu di tengah masyarakat, sekaligus bergerak membangun jaringan atau komunitas.

​Meskipun saat ini regulasi pemilu masih dinamis pasca-Putusan MK Nomor 135 yang kembali memisahkan rezim Pemilu Nasional dan Pemilu Daerah, Bawaslu menegaskan bahwa persiapan jangka panjang harus tetap berjalan. Tahapan Pemilu 2029 sendiri diperkirakan sudah akan dimulai pada Juni 2027 mendatang.

Efisiensi Anggaran Bukan Penghalang Kreativitas

Di hadapan para peserta yang mayoritas merupakan wajah-wajah baru di dunia kepemiluan, Eliazar Barus juga memberikan penjelasan mengenai pelaksanaan kegiatan di tahun non-tahapan ini. Ia mengakui adanya efisiensi anggaran di seluruh lini kementerian dan lembaga yang membuat fasilitas kegiatan tidak semewah tahun-tahun sebelumnya.

​Namun, hal tersebut dipastikan tidak menyurutkan kualitas output yang ingin dicapai. Bawaslu RI bahkan memproyeksikan program Pendidikan Pengawas Partisipatif Lanjutan pada tahun 2027 mendatang dengan dukungan anggaran yang lebih baik.

Aksi Nyata Terdekat: Pemutakhiran Data Pemilih

​Sebagai langkah konkret pasca-pelatihan, para alumni P2P Purwakarta diminta segera membentuk forum komunikasi untuk mempermudah koordinasi aksi nyata di lapangan.

​"Saat ini Bawaslu sedang mengawal pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Kami sangat mengharapkan dukungan dari komunitas teman-teman alumni P2P di Purwakarta untuk membantu kami, terutama dalam melakukan uji petik di lapangan," pungkas Eliazar Barus . ***